Penanaman dan Perawatan Cabai

Yang terpenting dari budi daya cabai adalah penanaman. Proses ini akan memindahkan bibit dari persemaian ke lahan. Sebelum proses penanaman, badeng yang sudah disiapkan disiram terlebih dahulu supaya tanah lembab. Hal ini bertujuan agar bibit dengan mudah beradaptasi dengan media tanam. Setelah semuanya siap, keluarkan bibit dari polybag dan tanam di lubang yang sudah disiapkan. Setelah tertanan dengan sempurna, tambah tanah diatasnya lalu padatkan.

Setelah proses tanam selesai, hal selanjutnya adalah pemasangan ajir. Anda bisa membuatnya dari bambu ataupun kayu dengan panjang 100-125cm. Fungsi dari pemasangan ajir ini adalah nantinya sebagai penyangga agar tanaman cabai nantinya tidak mudah roboh. Caranya adalah dengan mengikat tanaman cabai tersebut ke ajir secara bertahap selama masa tumbuh tanaman. Perlu diingat juga, pengikatan tidak boleh terlalu kencang.

Untuk proses perawatannya sendiri ada banyak dan salah satunya adalah perempelan baik tunas, daun, bunga ataupun bagian tanaman lain. Perempelan pertama (di ketiak daun) biasanya dilakukan pada umur 10-12 hari setelah tanam untuk dataran rendah atau 15-20 hari setelah tanam di dataran tinggi. Sedangkan perempelan daun di cabang utama saat tajuk tanaman telah optimal biasanya dilakukan saat tanaman berumur 75-80 hari setelah tanam untuk dataran rendah atau 90 hari setelah tanam untuk dataran tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Penanggulangan Kutu Daun pada Tanaman Cabai

Seperti namanya, hama ini menyerang daun yang mengakibatkan daun menjadi keriput. Tidak hanya itu, pertumbuhan tanamanpun menjadi terganggu, warna daun jadi kekuningan bahkan sampai mati. Kutu ini memang cukup berbahaya untuk tanaman cabai karena merupakan vektor dari 150an strain virus. Puncak dari serangan hama ini terjadi pada musim kemarau dengan menyerang daun-daun muda dan bagian […]

Penanganan Thrips pada Cabai

Sebelum kita mengetahui penanganan dari hama ini, alangkah baiknya kita mengetahui gejala-gejala yang timbul. Hama ini umumnya berkembang di musim kemarau, sedangkan saat musim hujan, populasinya akan berkurang karena air hujan membersihkan thrips yang ada. Hama ini menyerang daun-daun muda bagian bawah dengan cara menghisap cairannya, tandanya adalah adanya bercak putih. Daun-daun yang terserang umumnya […]